Selasa, 31 Agustus 2021

Pembentukan Kerangka Karbon dan Transformasi Gugus Fungsi

 

PEMBENTUKAN KERANGKA KARBON DAN TRANSFORMASI GUGUS FUNGSI

Pembentukan kerangka karbon merupakan salah satu pondasi awal untuk sintesis senyawa organik. Dengan adanya pembuatan kerangka karbon, maka sintesis senyawa organik dapat di lakukan. Dengan demikian dapat kita katakan bahwa jika ingin mempelajari pembuatan kerangka karbon maka kita perlu mengetahui lebih dulu sintesis senyawa organik agar dapat memahami pembentukan kerangka karbon tersebut.

Sintesis senyawa organik adalah proses membentuk / mengkonstruk suatu senyawa organik yang kompleks melalui reaksi kimia. Jika dilihat dari strukturnya, molekul organik memang lebih kompleks dibandingkan dengan senyawa anorganik. Maka dari itulah, sintesis senyawa organik sangat berkembang pesat dan merupakan suatu aspek kimia yang paling penting.

 

Dalam mensintesis senyawa organik terdapat dua bidang utama yaitu sintesis organik total dan metodologi. Sintesis organik total ini dapat digunakan untuk menunjukkan metodologi baru yang bertujuan untuk menunjukkan aplikasinya untuk sinstesis senyawa kompleks lainnya. Dalam mensintesis senyawa organik ini terdapat 3 aspek penting yang harus kita ketahui. Diantaranya yaitu :

1. Kerangka atom karbon yang di temukan di senyawa kompleks yang diinginkan harus terlebih dahulu disusun atau di rakit. 

Di sini kita harus mengetahui bagaimana kerangka karbon itu di buat sehingga kita bisa mensistesis senyawa kompleks itu.

2. Gugus fungsional yang terdapat di suatu senyawa kompleks dan menjadi sebuah ciri dalam senyawa tersebut harus di transformasikan dari gugus lain pada posisi yang tepat. Maksudnya yaitu, dengan mengubahkan gugus funsional tersebut, kita bisa memperoleh suatu senyawa dengan fungsi yang di inginkan.

3. Jika terdapat pusat stereogenik, maka pusat stereogenik tersebut haruslah diubah dengan tepat. Maksudnya yaitu, melakukan stereokontrol pada semua tahap dimana tempat streocenter nya.

 

Dari ke 3 aspek inilah dapat disimpulkan bahwa dalam sintesis senyawa organik, kita harus memahami terlebih dahulu mengenai ikatan karbon yang membentuk suatu reakis, pengubahan gugus fungsi dan aspek stereokimianya. 

Adapun salah satu contoh dari sintesis senyawa organik yang menggunakan pendekatan diskoneksi dengan menerapkan 3 aspek diatas yaitu pada sintesis senyawa stilbena. Stilbena merupakan senyawa alkena.






Permasalahan:

1.      Terdapat pada contoh gambar diatas dijelaskan bahwa sintesis senyawa stilbena merupakan salah satu contoh sintesis yang menetapkan 3 aspek. Pada bagian manakah aspek 1 dilakukan dan berikan penjelasan nya!

2.      Jelaskan mengapa pada transformasi halogen, suatu senyawa akil klorida dapat melakukan reaksi substitusi dengan menggunakan reagen amina maka dia akan menghasilkan suatu amina yang beragam yaitu bisa amina primer, amina sekunder dan bisa juga amina tersier.

3.      ikatan pi lebih mudah diputus daripada ikatan sigma C-O dalam gugus fungsi karbonil? Jelaskan mengapa hal itu bisa terjadi!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pembentukan Kerangka Karbon dan Transformasi Gugus Fungsi

  PEMBENTUKAN KERANGKA KARBON DAN TRANSFORMASI GUGUS FUNGSI Pembentukan kerangka karbon merupakan salah satu pondasi awal untuk sintesis s...